Rabu, 10 September 2025


Gambar 4.19 Subnetting

Subnetting adalah termasuk materi yang banyak keluar di ujian CCNA dengan berbagai variasi soal. Juga menjadi momok bagi student atau instruktur yang sedang menyelesaikan kurikulum CCNA 1 program CNAP (Cisco Networking Academy Program). 

Selasa, 02 September 2025

Konsep subnetting,siapa takut?---HTML


September 02, 2025
'' gagal diupload. Invalid response: RpcError

Subnetting adalah termasuk materi yang banyak keluar di ujian CCNA dengan berbagai variasi soal. Juga menjadi momok bagi student atau instruktur yang sedang menyelesaikan kurikulum CCNA 1 program CNAP (Cisco Networking Academy Program). 

Untuk menjelaskan tentang subnetting, saya biasanya menggunakan beberapa ilustrasi dan analogi yang sudah kita kenal di sekitar kita. 

Artikel ini sengaja saya tulis untuk rekan-rekan yang sedang belajar jaringan, yang mempersiapkan diri mengikuti ujian CCNA, dan yang sedang mengikuti pelatihan CCNA 1.Setelah selesai membaca ini, silakan lanjutkan dengan artikel Penghitungan Subnetting, Siapa Takut?.

Sebenarnya subnetting itu apa dan kenapa harus dilakukan? Pertanyaan ini bisa dijawab dengan analogi sebuah jalan. Jalan bernama Gatot Subroto terdiri dari beberapa rumah bernomor 01-08, dengan rumah nomor 08 adalah rumah Ketua RT yang memiliki tugas mengumumkan informasi apapun kepada seluruh rumah di wilayah Jl. Gatot Subroto.




Ketika rumah di wilayah itu makin banyak, tentu kemungkinan menimbulkan keruwetan dan kemacetan. Karena itulah kemudian diadakan pengaturan lagi, dibuat gang-gang, rumah yang masuk ke gang diberi nomor rumah baru, masing-masing gang ada Ketua RTnya sendiri-sendiri. 

Sehingga ini akan memecahkan kemacetan, efiesiensi dan optimalisasi transportasi, serta setiap gang memiliki previledge sendiri-sendiri dalam mengelola wilayahnya. Jadilah gambar wilayah baru seperti di bawah:


Konsep seperti inilah sebenarnya konsep subnetting itu. Disatu sisi ingin mempermudah pengelolaan, misalnya suatu kantor ingin membagi kerja menjadi 3 divisi dengan masing-masing divisi memiliki 15 komputer (host). 

Di sisi lain juga untuk optimalisasi dan efisiensi kerja jaringan, karena jalur lalu lintas tidak terpusat di satu network besar, tapi terbagi ke beberapa ruas-ruas gang. Yang pertama analogi Jl Gatot Subroto dengan rumah disekitarnya dapat diterapkan untuk jaringan adalah seperti NETWORK ADDRESS (nama jalan) dan HOST ADDRESS (nomer rumah). 

Sedangkan Ketua RT diperankan oleh BROADCAST ADDRESS (192.168.1.255), yang bertugas mengirimkan message ke semua host yang ada di network tersebut.




Masih mengikuti analogi jalan diatas, kita terapkan ke subnetting jaringan adalah seperti gambar di bawah. Gang adalah SUBNET, masing-masing subnet memiliki HOST ADDRESS dan BROADCAST ADDRESS.



Terus apa itu SUBNET MASK? Subnetmask digunakan untuk membaca bagaimana kita membagi jalan dan gang, atau membagi network dan hostnya. Address mana saja yang berfungsi sebagai SUBNET, mana yang HOST dan mana yang BROADCAST. 

Semua itu bisa kita ketahui dari SUBNET MASKnya. Jl Gatot Subroto tanpa gang yang saya tampilkan di awal bisa dipahami sebagai menggunakan SUBNET MASK DEFAULT, atau dengan kata lain bisa disebut juga bahwa Network tersebut tidak memiliki subnet (Jalan tanpa Gang). 

SUBNET MASK DEFAULT ini untuk masing-masing Class IP Address adalah sbb:

Rabu, 27 Agustus 2025

PEMBAGIAN IP ADDRESS KELAS A,B,C

 

Pembagian IP Address kelas A,B,C




Agustus,27,2025

IP Address adalah nomor unik yang ada pada computer yang bisa berguna untuk menghubungkan banyak computer dalam jaringan sehingga juga dapat bertukar data maupun fasilitas yang dimiliki antar Komputer tersebut….



Nomor ini bersifat unik karena setiap Komputer memiliki TCP/IP yang berbeda-beda .

IP Address merupakan konsekuensi dari penerapan Internet Protocol untuk mengintegrasikan jaringan komputer Internet di dunia. Seluruh host (komputer) yang terhubung ke Internet dan ingin berkomunikasi memakai TCP/IP harus memiliki IP Address sebagai alat pengenal host pada network. 

Secara logika, Internet merupakan suatu network besar yang terdiri dari berbagai sub network yang terintegrasi. Oleh karena itu, suatu IP Address harus bersifat unik untuk seluruh dunia. 

Tidak boleh ada satu IP Address yang sama dipakai oleh dua host yang berbeda. Untuk itu, penggunaan IP Address di seluruh dunia dikoordinasi oleh lembaga sentral Internet yang di kenal dengan IANA – salah satunya adalah Network Information Center (NIC) yang menjadi koordinator utama di dunia

IP address dibagi menjadi 3 kelas A, Kelas B, dan Kelas C.


  • Apa bisa dalam pemakai IP address 3 kelas (A, B, dan C) digubungkan ?
  • Jika bisa bagaimana caranya?
  • Jika tidak mengapa ? Berikut ini cara cara untuk menjawab pertanyaan berikut……

Kelas A

  • IP address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan 
  • Sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, 
  • Sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. 
  • Pada bit pertama berikan angka 0 sampai dengan 127. (0-127)

Karakteristik IP Kelas A

  • Format : 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH
  • Bit Pertama : 0
  • NetworkID : 8 bit
  • HostID : 24 bit
  • Bit Pertama : 0 -127
  • Jumlah : 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)
  • Range IP : 1.x.x.x – 126.x.x.x
  • Jumlah IP : 16.777.214
Misalnya IP address 120.31.45.18 maka

  • Network ID = 120
  • HostID = 31.45.18
  • Untuk Subnetmask =255.0.0.0
Jadi IP address di atas mempunyai host dengan nomor 31.45.18 pada jaringan 120

Kelas B

  • IP address kelas B terdiri dari 16 bit untuk network ID dan 
  • Sisanya 16 bit digunakan untuk host ID, 
  • Sehingga IP address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host yang tidak terlalu besar. 
  • Pada 2 bit pertama berikan angka 10, sehingga bit awal IP tersebut mulai dari (128 – 191).
Karakteristik IP Kelas B

  • Format : 10NNNNNN..NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH
  • Bit Pertama : 10
  • NetworkID : 16 bit
  • HostID : 16 bit
  • Bit Pertama : 128 -191
  • Jumlah : 16.384
  • Range IP : 128.1.x.x – 191.155.x.x
  • Jumlah IP : 65.532
  • Misalnya IP address 150.70.45.18 maka
  • Network ID = 150.70
  • HostID = 60.56
  • Untuk Subnetmask =255.255.0.0
  • Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 60.56 pada jaringan 150.70

Kelas C

  • IP address kelas C terdiri dari 24 bit untuk network ID dan 
  • Sisanya 8 bit digunakan untuk host ID, 
  • Sehingga IP address kelas C digunakan untuk jaringan untuk ukuran kecil. 
  • Kelas C biasanya digunakan untuk jaringan Local Area Network atau LAN. 
  • Biasanya ini terdapat dalam Warnet-Warnet maupun sebuah sekolah. 
  • Pada 3 bit pertama berikan angka 110 sehingga bit awal IP tersebut mulai dari (192 – 223).
Karakteristik IP Kelas C

  • Format : 110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH
  • Bit Pertama : 110
  • NetworkID : 24 bit
  • HostID : 8 bit
  • Bit Pertama : 192 – 223
  • Jumlah : 16.384
  • Range IP : 192.0.0.x.x – 223.255.255.x.x
  • Jumlah IP : 254 IP
  • Misalnya IP address 192.168.1.1 maka
  • Network ID = 192.168.1
  • HostID = 1
  • Untuk Subnetmask =255.255.255.0

Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 1 pada jaringan 192.168.1. 

=================== Suplemen =====================

76543210
1286432168421
00000001Min
000000011
01111111Max
06432168421127
76543210
1286432168421
10000000Min
1280000000128
10111111Max
128032168421191
76543210
1286432168421
11000000Min
12864000000192
11011111Max
128640168421223
76543210
1286432168421
11100000Min
128643200000224
11101111Max
128643208421239

Komentar

Postingan populer dari blog ini





Wilcard mask

  Wednesday, October 22, 2025 WildCard Mask   Apa itu Wildcard Mask? Wildcard mask adalah kebalikan dari subnet mask. Mask ini digunakan dal...